Microsoft kembali membunyikan alarm bagi kalangan korporasi dan institusi pemerintah agar bersiap menuntaskan ketergantungan pada teknologi Internet Explorer. Raksasa piranti lunak tersebut mengisyaratkan bakal menghapus total sisa-sisa peramban lawas tersebut selewat tahun 2029, sembari mendorong entitas terdampak untuk segera menyusun peta jalan migrasi.
Secara resmi, aplikasi mandiri Internet Explorer di
perangkat PC berbasis Windows telah dipensiunkan secara permanen lewat pembaruan
sistem pada 2023 lalu. Kendati demikian, napas teknologi uzur ini belum
benar-benar habis. Microsoft masih mempertahankannya lewat fitur khusus bernama
IE mode yang terintegrasi langsung di dalam peramban bawaan sistem operasi
Windows, yakni Microsoft Edge.
Fitur IE mode tetap disediakan sebagai jembatan darurat bagi
berbagai organisasi, mengingat sejumlah situs web warisan (legacy) di beberapa Negara
termasuk portal layanan publik milik pemerintah masih mengandalkan
infrastruktur lama yang hanya kompatibel dengan Internet Explorer. Namun,
toleransi tersebut kini ditegaskan memiliki tenggat akhir yang nyata.
Melalui lembar pemberitahuan di Microsoft 365 Message
Center, sebagaimana pertama kali terpantau oleh Neowin, pihak perusahaan
memperingatkan para administrator teknologi informasi (IT) bahwa keberadaan IE
mode tidak akan bertahan selamanya. Microsoft menegaskan dukungannya hanya
digaransi sekurang-kurangnya hingga pengujung 2029.
Walaupun tenggat "setidaknya akhir 2029" ini
pernah disinggung di masa lalu, penegasan kembali pesan tersebut
mengindikasikan bahwa Microsoft kian mantap menuntaskan pembersihan arsitektur
web lama tersebut lebih cepat. Langkah ini kian mendesak setelah kerentanan IE
mode dilaporkan sempat dibobol oleh peretas setidaknya sebanyak dua kali
sepanjang tahun 2024, salah satunya dilancarkan melalui injeksi iklan pop-up
berbahaya.
Dalam keterangannya, Microsoft mengingatkan bahwa proyek
modernisasi aplikasi bukan pekerjaan singkat. Pembaruan sistem skala
institusional kerap memakan waktu bertahun-tahun, bergantung pada volume dan
kompleksitas dependensi sistem yang digunakan. Perencanaan sejak dini dipandang
krusial guna memitigasi risiko lumpuhnya operasional ketika pemutusan akses
resmi diberlakukan.
Guna memberi ruang transisi yang memadai bagi para pengelola
sistem, Microsoft berkomitmen akan menerbitkan pemberitahuan resmi
sekurang-kurangnya satu tahun sebelum fitur IE mode dimatikan secara permanen
dari sistem.**

0 Komentar